Perkembangan olahraga panahan di Indonesia tidak lepas dari kontribusi besar perpani sebagai induk organisasi resmi yang menaungi seluruh aktivitas cabang ini. Persatuan Panahan Indonesia atau PERPANI berperan penting dalam mengatur kompetisi, membina atlet, serta menetapkan regulasi pertandingan nasional. Dengan struktur kepengurusan yang tersebar dari pusat hingga provinsi, PERPANI memastikan setiap atlet, baik dari kota besar maupun daerah terpencil, mendapatkan pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan. Organisasi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas dan prestasi panahan Indonesia.
Sejak didirikan pada tahun 1953 di Yogyakarta, Persatuan Panahan Indonesia telah menerapkan sistem pembinaan berjenjang yang terstruktur. Atlet muda dibina melalui klub dan sekolah, kemudian mengikuti kejuaraan daerah dan nasional untuk menyeleksi bakat-bakat unggul. Atlet terbaik akan bergabung dalam pemusatan latihan nasional sebagai persiapan menghadapi kompetisi internasional. PERPANI juga rutin mengadakan pelatihan dan sertifikasi pelatih serta wasit guna memastikan standar kompetisi tetap profesional dan sesuai regulasi internasional.
Prestasi membanggakan Indonesia di bidang panahan membuktikan keberhasilan pembinaan ini. Salah satu momen penting terjadi pada Olimpiade Seoul 1988 ketika tim panahan putri Indonesia meraih medali perak beregu. Medali tersebut menjadi pencapaian pertama Indonesia di Olimpiade sekaligus tonggak sejarah olahraga nasional. Sejak itu, panahan menjadi salah satu cabang unggulan yang rutin mewakili Indonesia di ajang internasional seperti Asian Games dan SEA Games dengan prestasi yang konsisten.
Sebagai organisasi pembina panahan nasional, PERPANI juga aktif memperluas minat masyarakat terhadap olahraga ini. Program turnamen terbuka, festival panahan, serta sosialisasi ke sekolah dan komunitas menjadi strategi penting untuk menumbuhkan generasi muda berbakat. Panahan tidak hanya mengasah ketepatan dan fokus, tetapi juga menanamkan disiplin, kesabaran, dan ketahanan mental—nilai penting bagi perkembangan karakter anak muda.
Di era modern, tantangan PERPANI mencakup modernisasi fasilitas latihan, pemanfaatan teknologi skor digital, dan penerapan sport science dalam pembinaan atlet. Dengan dukungan pemerintah, sponsor, dan komunitas olahraga, PERPANI optimistis mampu terus melahirkan atlet panahan berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.